Antropologi

     

Source: Pengertian Antropologi Adalah : Menurut Para Ahli, Ruang Lingkup dan Tujuan Antropologi - Saturadar.com - Portal Informasi Indonesia

    Antropologi berasal dari kata bahasa Yunani, yaitu “Antrophos” yang berarti manusia dan “Logos” yang berarti ilmu. Antropologi adalah ilmu tentang manusia. Ilmu yang mempelajari tentang cara berpikir hingga perilaku manusia. Ilmu ini juga dikenal sebagai ilmu “menjajah”, karena ilmu ini pada awalnya digunakan oleh bangsa Eropa untuk mempelajari masyarakat dan kebudayaan bangsa-bangsa di luar Eropa demi kepentingan penjajahan. Negara-negara Eropa mulai menjajah negara-negara kecil atau primitive sehingga ilmu antropologi yang mempelajari tentang bangsa-bangsa sangat di butuhkan.

    Seiring berkembangnya zaman, ilmu antropologi juga telah mengalami banyak perkembangan. Kedangan bangsa eropa membawa perkembagan yang mengakibatkan menurunnya bangsa-bangsa primitive sehingga objek penelitian antropologi ikut berkurang. Hal ini mendorong perubahan tujuan dari antropologi itu sendiri yang membuat ilmu ini semakin banyak berkembang. Objek penelitian antropologi juga semakin banyak dan meluas. 

    Dilansir dari Fase Perkembangan Ilmu Antropologi, oleh Tine A. Wulandri

Pada tahun 1951, 50 ahli ilmu Antroplogi dari Eropa & Amerika termasuk Uni Soviet mengadakan simposium internasional untuk meninjau & merumuskan tujuan pokok serta ruang lingkup ilmu Antropologi. Tidak hanya suku bangsa primitif di luar Eropa, tetapi beralih pada manusia di daerah pedesaan pada umumnya (Eropa & beberapa kota kecil di Amerika) ditinjau dari sudut kenanekaragaman fisik serta kebudayaannya.

    Sejak saat itu, perkembangan ilmu ini semakin meluas dan tidak hanya berfokus kepada masyarakat primitif saja. Sekarang ilmu antropologi dapat digunkan untuk meninjau topik-topik yang lebih berkembang seperti pada masyarakat modern yang ada saat ini. Ilmu ini berfokus pada perbedaan warna dan kebudayaan yang ada dalam masyarakat. Keragaman budaya, bahasa, dan pola berpikir manusia yang terus berkembang menjadi suatu objek yang dikaji dalam ilmu antropologi. Koentjaraningrat (1989: 13) mengatakan bahwa antropologi adalah ilmu yang mempelajari umat manusia pada umumnya dengan mempelajari berbagai warna, bentuk fisik masyarakat, sertakebudayaan yang dihasilkan.

    Dapat disimpulkan bahwa antropologi merupakan ilmu yang mempelajari manusia dari berbagai aspek mulai dari keanekaragaman fisik maupun budaya. Ilmu yang mempelajari perbedaan-perbedaan yang ada dalam masyarakat sehingga menunjukan bahwa kebudayaan yang dihasilkan akan berbeda pula, karena setiap individu pasti berbeda antara satu dengan yang lainnya.

 

Daftar Pustaka

Wiranata, I Gede A.B. (2011). Antropologi Budaya. Bandung: PT Citra Aditya Bakti. 

Wulandari, Tine A. (t.t.). Fase Perkembangan Ilmu Antropologi. Bandung: Repository Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM). Diakses dari http://repository.unikom.ac.id/35805/1/FASE%20PERKEMBANGAN%20ILMU%20ANTROPOLOGI.pdf

Thamrin, W. P., Kusumastuti, A. N., & Setiawan, B. (t.t.). Antropologi (Versi 1.0). Depok: Universitas Gunadarma. Diakses dari http://ebook.gunadarma.ac.id/

 

 

Komentar