Sex dan Gender


KCM Gender VS Sexuality

Sex dan Gender

    Sex merujuk pada perbedaan biologis antara laki-laki dan perempuan, seperti hormon, fisiologi, dan anatomi. Sementara itu gender lebih merujuk pada peranan sosial, perilaku, dan identitas antara laki-laki dan perempuan yang terbentuk akibat kebudayaan disuatu daerah. Identitas gender ialah hasil dari kesepakatan sosial didalam masyarakat mengenai ciri-ciri atau sifat yang semestinya dimiliki oleh anggota masyarakat, baik untuk menjadi seorang laki-laki (sifat maskulin) maupun menjadi seorang perempuan dengan memiliki sifat kewanitaan (sifat feminin) (Zgourides, 2000). Gender  adalah  hasil  konstruksi  sosial  yang  memisahkan  antara  laki-laki  dan  perempuan, bukan sesuatu yang di tentukan oleh perbedaan biologis. Gender  dalam antropologi    menurut    Khosrowkhavar    adalah      suatu      konstruksi      simbolik      maupun  sebagai  suatu  hubungan  sosial  (Khosrokhavar,  2000).

 

    Dalam antropologi, istilah peran gender (gender roles) tertuju pada pekerjaan dan aktivitas yang dikaitkan dengan jenis kelamin tertentu dalam suatu masyarakat. Pada struktur masyarakat, gender berperan sebagai pembagian peran berdasarkan jenis kelamin. Hal ini berpengaruh dengan pembagian peran dan tanggung jawab antara laki-laki dan perempuan. Pembagian peran dan tanggung jawab ini pada awalnya hanya sebagai pembagian tugas antara laki-laki dan perempuan. Kelompok laki-laki bertugas melakukan pemburuan, sedangkan perempuan mengumpulkan makanan yang tidak memerlukan tenaga terlalu besar. Keduanya berada dalam status social yang sama, hanya pembagian tugas yang berbeda. Pembagian tugas ini didasarkan pada perbedaan kemampuan fisik dan tenaga yang dimiliki oleh perempuan dan laki-laki.

 

    Seiring perkembangan zaman, perkerjaan yang dikerjakan laki-laki lebih dipandang daripada pekerjaan yang dikerjakan oleh perempuan. Di era modern, laki-laki bekerja mencari uang yang dianggap lebih berbobot daripada perempuan yang mengerjakan pekerjaan rumah. Sistem budaya yang   memiliki   pengaruh   besar   akan   pemahaman   dan   pemaknaan   laki-laki dan perempuan yang menjadi label, laki-laki dianggap pemimpin dan perempuan dianggap  sebagai  pengabdi (Canavesi  &  Minelli, 2022). Pandangan ini seperti merendahkan peran perempuan, padahal pada jaman dahulu peran antara laki-laki dan perempuan itu setara. Ketimpangan gender menjadi penghambat perempuan untuk berekspresi dan berkembang.

 

    Hal seperti ini yang akhirnya menghasilkan pandangan yang menuntut adanya kesetaraan gender. Kesetaraan gender adalah kondisi di mana semua individu, tanpa memandang jenis kelamin, memiliki akses yang sama terhadap peluang, sumber daya, dan hak-hak dasar. Kesetaraan gender bukan hanya masalah keadilan, tetapi juga penting untuk mencapai perkembangan sosial, ekonomi, dan politik yang berkelanjutan. Artikel ini akan membahas pengertian kesetaraan gender, mengapa hal ini penting, serta upaya yang dapat dilakukan untuk mewujudkannya. Di era modern, masyarakat cenderung memiliki pemikiran yang lebih terbuka terhadap permasalahan-permasalahan gender.

 

    Saat ini sudah banyak peluang yang diberikan terhadap perempuan untuk dapat mewujudkan kesetaraan gender. Walaupun belum merata di seluruh negara, namun kesetaraan gender telah banyak diterapkan dinegara-negara maju. Di Indonesia sendiri, kesetaraan gender sudah mulai di terapkan. Dapat dilihat dari banyaknya wanita yang bekerja diprospek-prospek yang dulunya dilakukan oleh lelaki seperti di ranah keamanan, kepolisian, ataupun TNI, meskipun tetap ada batasan-batasan yang ditetapkan.


Daftar Pustaka 

Kottak, C. P. (2010). Window on humanity: A concise introduction to anthropology (4th ed.). New York, NY: McGraw-Hill.

Janurianisyah Arfaizar, N., Yusdani, & Latifah Chasanah. (2023). Gender dalam sudut pandang antropologi dan Islam: Analisis cerai gugat pada tenaga migran di Pengadilan Agama Trenggalek. Jurnal Syari’ah & Hukum Al-Mawarid, 5(2), 1–15. https://doi.org/10.20885/mawarid.vol5.iss2.art1

Ningsih, W. L. (2022, Agustus 23). Sistem pembagian kerja pada masa berburu dan mengumpulkan makanan. Kompas.com. https://www.kompas.com/stori/read/2022/08/23/170000879/sistem-pembagian-kerja-pada-masa-berburu-dan-mengumpulkan-makanan


Komentar